My Office (Complex) is Awesome

Sore ini ceritanya saya sedang menjadi pengangguran. Terjebak… di kantor sudah tidak ada yang harus dikerjakan tapi sedang menunggu teman untuk ketemuan di mal sebelah kantor dan sedang malas melihat restoran sendiri karena besok pagi-pagi saya harus meeting sehingga saya mau tidur cepat.

Cukup prolog-nya……

Sekarang saya ingin menulis kenapa saya suka bekerja di kantor saya sekarang ini. Suka bekerja dalam arti suka dengan lokasi, lingkungan, dan aspek teknis kantor lainnya; bukan soal pekerjaan dan relasi antar-pekerja. Kebetulan pagi ini saya membaca Cosmopolitan, sebuah majalah lifestyle, yang menuliskan betapa awesome-nya kantor saya. Tapi biarlah interior dibahas oleh majalah ini –dan banyak majalah lain sebelumnya. Saya akan bercerita tentang yang lain.

Lokasi

Pertama, lokasi kantor saya berada di dua dari 28 lantai di Sentral Senayan III. Gedung ini terletak dalam kompleks Plaza Senayan. Selain mal dan gedung kantor saya, masih ada tiga gedung apartemen, sebuah food centre, dua gedung kantor lain, plus Hotel Fairmont –hotel yang katanya ada di atas level bintang 5.

Lokasi kantor saya ini bisa dicapai dengan mudah menggunakan kendaraan umum. Ya kendaraan umum! Karena saya adalah pengguna dan penyuka kendaraan umum, maka kemudahan dijangkau kendaraan umum menjadi salah satu faktor penting. Tapi bagi penyuka kendaraan pribadi, kantor saya juga yahud, bebas 3 in 1 dan bisa diakses melalui banyak jalur. Macam kata pepatah: banyak jalan menuju Roma, maka kali ini “banyak jalan menuju Sentral Senayan”.

Suasana Hijau

Hal kedua yang saya suka adalah suasana hijau kompleks kantor saya. Pertama kali merantau di Jakarta, kantor saya terletak di kompleks Senayan City, tepat di seberang kantor saya sekarang. Saat itu, saya selalu melewati kompleks Plaza Senayan serta sangat menikmati suasana warna-warni pepohonan dan bunga.

Di kompleks saya ini ada melinjo, beringin, tabebuea aurea, flamboyan, bougenville, palem, dan masih banyak lagi. Setiap hari saya melihat tim nursery profesional mengurusi taman dan semua pepohonan yang ada di kompleks ini. Belum lagi, penempatan gedung membuat ada semacam angin lorong sehingga berjalan di antara pepohonan tadi berasa super sekali. Bahkan keramik kasar di antara kompleks Plaza Senayan ini setiap hari disapu dan dipel, bahkan di area yang tidak beratap dan jarang dilalui. Saat ini, Kajima, sebuah perusahaan Jepang, adalah pengelola kompleks ini.

Tapi kalau boleh jujur –seperti yang saya baca di sana-sini, saya lebih memilih area Senayan sebelum HPL-nya dijual ke banyak perusahaan. Sebuah hutan luas dari ujung Jembatan Semanggi (Hotel Sultan sekarang ini) sampai ke ujung Bundaran Senayan (Panin Centre), melebar dari Jalan Jenderal Sudirman sampai Patal Senayan (Senayan City/Lapangan Golf Senayan/Lapangan Tembak), meluas hingga Palmerah dan Pejompongan (Gedung DPR / MPR). Sungguh super luas bukan? Kalau New York punya Central Park yang panjangnya mencapai lebih dari 9 blok, kenapa Jakarta tidak bisa punya central park juga yang terbuka seluruhnya untuk umum.

Kebersihan

Sudah sedikit disinggung tadi di atas, bagaimana bersihnya kompleks Plaza Senayan. Maklum saja, dikelola oleh perusahaan dari sebuah negara yang juga terkenal akan kebersihannya. Kalau dari yang pernah saya dengar, orang Jepang menggolongkan kebersihan menjadi masih terdapat tikus (paling jorok), kemudian kecoa, nyamuk, semut, dan tidak ada semuanya (sangat bersih). Kompleks Plaza Senayan? Masuk dalam kategori tidak ada satupun dari keempat hewan tadi. Setiap detik para petugas kebersihan akan menyapu, mengelap, dan mengepel. Lumut di sela paving taman? Tidak akan pernah Anda lihat!

Satu hal yang peling penting, semua toilet di kompleks Plaza Senayan super nyaman dan bersih. Siapapun yang sedang berada di kompleks Plaza Senayan, tidak perlu khawatir toilet jorok, tidak ada air, atau tidak ada tisu. By the way, prinsip yang saya pegang sampai saat ini adalah apabila seseorang atau sebuah perusahaan memiliki toilet yang bersih dan terawat, maka yang tinggal di dalamnya (atau manajemen dalam kasus perusahaan) adalah orang-orang yang bertanggung jawab dan bisa diandalkan.

Keamanan dan Kenyamanan

Yang terakhir adalah masalah keamanan. Di kompleks Plaza Senayan ini, di setiap penjuru ada cctv dan satpam. Mau pulang malam sehabis ngemal atau tengah malam karena lembur ataupun pagi hari sehabis dugem, semua orang dijamin keamanannya di dalam kompleks Plaza Senayan ini.

Kemudian masalah lift, gedung kantor saya yang memiliki 28 lantai ini, dilengkapi dengan 14 lift manusia plus 2 lift barang, sangat banyak bukan. Setahu saya, tidak ada gedung dengan rasio lift dan lantai gedung sebanyak ini di Jakarta. Anda tidak perlu menunggu lama lift terbuka, tertutup, atau naik/turun; tidak perlu nervous absen tinggal 2 menit lagi sedangkan Anda masih di lantai bawah.

Pada saat turun hujan, para petugas kebersihan akan memastikan tidak ada becek ataupun lantai licin yang bisa mengakibatkan siapapun terpeleset. Setiap desain bangunan kantor ataupun mal, juga sudah diperhitungkan sedemikian rupa sehingga kemungkinan terjadi kecelakaan sangatlah kecil. Bahkan untuk gedung parkir, semua orang yang pernah saya tanya, sepakat menjawab gedung parkir di kompleks Plaza Senayan-lah yang paling nyaman dan aman.

Epilog

Jadi apakah ada kompleks lain yang sama menyenangkannya dibanding kompleks kantor saya ini di Jakarta? Sejauh ini bisa saya katakan: tidak ada. Wilayah seperti SCBD dan Mega Kuningan memang rapi ditata, tapi aspek kebersihan dan keamanannya tidak terjaga dengan baik. Epicentrum terlalu terbuka, Kota Kasablanka pun terlalu sempit. Sahid City tidak terlalu bersih dan terawat, pun Kompleks UOB masih diingat kegagalan desain basement saat banjir Jakarta di tahun 2013. Maka hingga detik ini, menurut saya kompleks Plaza Senayan masih menjadi yang terbaik dari segi apapun; dan itu pula mengapa saya sangat menyukainya.

One thought on “My Office (Complex) is Awesome”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *