Menjauh Sejenak dari Keriuhan

Tiga perjalanan bisnis terakhir saya mengambil lokasi menginap di Hotel Manohara Magelang, Intercontinental Dago Bandung, dan Hyatt Regency Yogyakarta. Kesamaan tiga hotel ini adalah lokasinya yang lumayan terpencil dari keramaian. Jarak dari gerbang depan menuju area kamar hotel pun lumayan jauh -terlebih Intercontinental, memerlukan 10 menit berkendara.

Saya paham tiga hotel ini adalah hotel-hotel terbaik di wilayah tersebut, oleh karenanya dipilih sebagai lokasi acara. Tetap saja, saya merasa agak sebal karena panitia memilih hotel yang jauh dari keramaian. Bisa saja (dan terjadi) saya tiba-tiba perlu membeli barang atau obat dan jauhnya kamar saya ke pusat keramaian, maka akan menjadi kendala tersendiri.

Namun seminggu setelah saya meninggalkan hotel-hotel tersebut, saya menyadari mengapa ada saja orang yang memilih menginap di sana, bahkan orang dari kota yang sama. Hotel-hotel tadi menawarkan ketenangan sebagai jalan keluar sejenak dari semua keriuhan dunia ini.

Selesai menginap dan keluar dari hotel-hotel tadi, saya langsung disergap ratusan topik informasi mengenai politik negeri ini, turbulensi ekononi, egoisme manusia, dan masih banyak lagi. Belum lagi suara klakson, umpatan, dan teriakan; di dunia nyata dan terlebih di dunia maya.

Semua keriuhan tadi jelas memberikan pengaruh negatif kepada diri kita. Apabila terlalu banyak terserap, kita sendiri akan bisa berperilaku atau memiliki pikiran negatif.

Oleh karenanya, sanctuary seperti hotel-hotel tadi menjadi obat (setidaknya untuk sementara atau mengurangi) keriuhan di sekitar kita. Hotel-hotel tadi memberikan ketenangan pada diri kita, membentengi diri dari keriuhan di luar. Hotel-hotel tadi memberikan kita kesempatan untuk tenang, untuk mengistirahatkan diri.

Namun sebenarnya tidak hanya hotel, banyak juga pertapaan-pertapaan yang bisa kita gunakan untuk beristirahat sejenak dari keriuhan. Sebagai seorang Katolik, saya mengenal Girisonta, Panti Semedi, atau Rawaseneng sebagi spot-spot untuk melepaskan diri dari keriuhan. Pastinya, banyak tempat lain di dekat Anda yang bisa digunakan untuk mengurangi paparan negatif keriuhan dunia ini. Cobalah ke sana, tenangkan diri Anda, jauhi sejenak keriuhan dunia.

Gunanya? Supaya kita sendiri tidak menumpuk pikiran atau perilaku negatif dalam diri kita.

Selamat mencoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *